Ber-Harta 1,1 M dari Rp 50 saja, dengan metode ‘TIGA D’

Hai!

Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin!

Pada tulisan kali ini saya akan berbagi mengenai strategi keuangan lainnya.

Saya selalu semangat dalam berbagi strategi keuangan, kenapa?

Karena Anda dan saya sekalipun, tidak bisa mempelajari mengenai cara menjadi kaya raya hanya melalui orang yang Anda kenal dan hanya dari keluarga Anda, Anda setuju?

Bila saya setiap hari saya tinggal bersama perampok, meskipun saya tidak menjadi perampok, maka perlahan tapi pasti saya akan jadi ahli dalam hal merampok secara teori.

Bila saya setiap hari tinggal di lingkungan dokter, maka secara perlahan tapi pasti saya juga akan mengerti bagaimana mengobati orang sakit, setidaknya saya menjadi tau sakit apa dan harus apa penanganannya.

Demikian juga dengan cara menjadi kaya dan melipatgandakan asset, bila disekitar Anda tidak mengerti bagaimana menjadi kaya dan melipatgandakan asset , apa mungkin Anda akan bisa kaya dan melipatgandakan asset?

Oleh karena itulah tulisan-tulisan saya, selalu saya bagikan kepada banyak orang, karena setiap hari saya selalu belajar hal-hal baru dari orang-orang yang jauh lebih sukses dari Anda dan saya, agar apa?

Agar tujuan hidup dan impian hidup kita bisa lebih cepat tercapai, amin!

Oke!

Tulisan ini terinspirasi dari travelling saya dari Jepang, untuk pertama kali saya mengunjungi kota Hiroshima, apakah akrab di telinga Anda?

Ya, kota Hiroshima adalah kota yang hancur oleh bom atom di 1945.

Apakah Anda akrab juga dengan tahun 1945?

Itu adalah tahun yang sama dengan Indonesia meraih kemerdekaan.

Boleh dibilang 1945 adalah kehancuran Jepang dan bisa kita katakana di tahun yang sama, baik Jepang dan Indonesia sama-sama memulai dari titik 0.

“Loh Cuma di bom di Hirsohima dan Nagasaki apa hubungan dengan titik 0 nya Jepang?”

Coba saja Anda katakan itu di depan orang-orang Jepang, saya kira samurai Jepang sudah ada di leher Anda.

Dampak dari bom itu bukan hanya di meledak nya, tapi kehancuran segala aspek. Dan dalam video di Hiroshima maka Anda akan merasakan kengerian yang luar biasa.

Makanya saya berikan 1 tips untuk Anda di tengah artikel ini, kalau kekurangan inspirasi mulailah dengan dibanyakin piknik dan jalan-jalannya (hehehe…)

Oke, kita akui atau tidak, maka Jepang saat ini jauh meninggalkan negara Indonesia dalam pertumbuhan, padahal dimulai dari titik 0 yang kurang lebih sama.

Mental berbeda jelas terjadi di 1945, dimana Indonesia mental merdeka dan menang, Jepang bermental kalah, kehilangan dan penderitaan.

Pertanyaannya, KENAPA JEPANG BISA JAUH LEBIH SUKSES DIBANDINGKAN INDONESIA DENGAN MENGHITUNG DI TAHUN YANG SAMA MEMULAINYA?

Rupanya dari perjalanan saya ke Jepang selama 2x dalam 2 tahun berturut-turut saya mendapai PRINSIP 3D, apa 3D itu?

Eh sebelum dibahas soal 3D nya, saya mau infokan soal dampak dari 3D kalau dalam keuangan dan bila Anda menerapkannya dalam hidup Anda, MAKA LIMA PULUH RIBU RUPIAH PUN BISA DIUBAH MENJADI 1,1M !

Wah! Ini pasti artikel SCAM! PENIPUAN!

Maaf, Anda boleh cek ulang nama penulis artikel ini di mesin pencari.

Baiklah bagaimana hitungannya agar Rp 50.000 menjadi 1,1 Miliar?


HALO, SEPERTINYA ANDA BELUM TERDAFTAR SEBAGAI USER INDOFUND.ID...

Tulisan ini merupakan artikel premium yang ditujukan khusus untuk member Indofund.id

(Anda sudah member? Silakan login di sini lalu akses menu UPDATE)


Jika Anda belum menjadi member Indofund.id, silakan register melalui link di bawah untuk mendapatkan update terbaru mengenai investasi dan P2P Lending yang ditulis langsung oleh Ryan Filbert, CEO Indofund.id.


Register sekarang. Gratis: